Tampilkan postingan dengan label imlek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label imlek. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Februari 2011

Talking to the moon

barusan dapat lagu ini dari Rahmadina Damayanti
keren deh lagunyaaa. :))
padahal hari ini hari imlek ke 2 lohh
=p
Talking To The Moon Lyrics

I know you're somewhere out there
Somewhere far away
I want you back
I want you back
My neighbors think
I'm crazy
But they don't understand
You're all I have
You're all I have

Chorus:

At night when the stars
light up my room
I sit by myself

Talking to the Moon
Try to get to You
In hopes you're on
the other side
Talking to me too
Or am I a fool
who sits alone
Talking to the moon

I'm feeling like I'm famous
The talk of the town
They say
I've gone mad
Yeah
I've gone mad
But they don't know
what I know

Cause when the
sun goes down
someone's talking back
Yeah
They're talking back

Chorus:
At night when the stars
light up my room
I sit by myself
Talking to the Moon
Try to get to You
In hopes you're on
the other side
Talking to me too
Or am I a fool
who sits alone
Talking to the moon

Ahh Ahh,
Ahh Ahh,

Do you ever hear me calling?
Cause every night
I'm talking to the moon
Still trying to get to you

In hopes you're on
the other side
Talking to me too
Or am I a fool
who sits alone
Talking to the moon

I know you're somewhere out there
Somewhere far away

Jumat, 04 Februari 2011

Air Susu di Balas Air Tuba (!!)

Ini kisah nyata. Kisah yg dialami org seorang nenek yang telah renta ditelan sang waktu. Seorang nenek tua sebut saja mawar yang telah aku anggap seperti nenek kandungku sendiri. Yang kuanggap seperti keluarga ku.

Semua ini berawal dari keluluhan hatinya melihat seorang anak kecil, yang bertampang lusuh. Entah karena keinginan dirinya yang ingin mempunyai seorang anak lelaki atau bagaimana. Tapi yang aku ketahui dia memungut anak lelaki itu.

Setelah mengurus berbagai surat, menamai anak lelaki itu, ia mengurusnya sebagaimana anak kandungnya sendiri. kakaknya yang tak lain adalah anak nenek itu juga menyayanginya seperti anak sendiri.

Mereka juga memperlakukannya layaknya anak sendiri. Memberikan sekolah yang terbaik meskipun kita sama-sama mengetahui 20 tahun yang lalu, uang sangat susah dicari. Mereka juga mengajarinya berbicara bahasa tionghua seperti kami.

Waktu berjalan begitu cepat hingga sekarang. Entah apalagi yang keluarga itu berikan kepadanya. Yang jelas, yang aku ketahui, ia selalu mendapatkan yang ia inginkan.


Hari ini, tepat tanggal 04 Februari 2010. Hari imlek ke-dua. Seperti biasanya, aku dan keluarga berjalan-jalan ke rumah-rumah keluarga besar seperti yang tradisi yang dilakukan keluarga kami..

Kami pun ke rumah nenek mawar itu. Entah mengapa, ketika sampai di halaman rumah itu, aku merasakan ada yg lain.
Tak seperti biasanya ramai. Padahal setauku nenek mawar itu hanya tinggal bertiga, bersama kedua keponakannya yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

kedua keponakannya itu tinggal bersama nenek mawar karena ayahnya meninggal kira-kira 2 tahun terakhir ini. Sekitar 6bulan ini, mama dari kedua bocah itu meninggalkan mereka tanpa alasan yang jelas. Itulah penyebabnya kedua bocah itu tinggal bersama nenek mawar.


kembali lagi ke rumah nenek mawar. Kami sekeluarga pun masuk ke rumah itu. Di teras depan tampak anak angkatnya yang telah tumbuh dewasa. Setau aku, dia telah memiliki istri dan 4 orang anak. Namun dari berita terakhir yang ku dengar, ia istri dan anak-anaknya kabur entah kemana.

Aku pun mengatakan gong xi kepadanya. Layaknya yg biasanya aku lakukan kepadanya. Ia hanya membalas dengan senyum kemudian menyuruh kami sekeluarga masuk ke dalam. Untuk mencari mamanya.

Kami pun masuk. Dan mata ku terkejut melihat altar yang kosong mengelompong! padahal sudah tradisi jika pada saat imlek, altar-altar biasanya berisi bermacam-macam sajian untuk dewa-dewi serta leluhur.

Aku pun masuk dan pura-pura tak tahu. kami mencari nek mawar. Ternyata ia sedang di ruang keluarganya. Duduk terkulai lemas ditemani salah seorang keponakannya.

Suasana rumah yang seperti kapal pecah! Aku pun heran bukan main. Mama ku menghampiri nek mawar. nenek mawar pun menceritakan kalau ia jatuh minggu kemarin di wc. Dan jadinya tidak bisa berjalan.

Nek mawar menceritakannya sambil terus menangis. Aku pun heran bukan main. dari sinilah aku mengetahui, jika paman itu anak angkatnya. Pantaslah muka mereka tak mirip sama sekali. Muka nek mawar yang maih ada sedikit ras chinesenya. Sedangkan paman itu tidak ada sama sekali. Mukanya mirip sekali dengan orang pribumi.

Nek mawar juga mengatakan kalau paman itu membawa teman-temannya. Memang sejauh mataku memandang, diruang kerja tempak suami nek mawar dulu ada sekelompok orang. Pria dan wanita yang kira-kira berusia 25tahunan sedang bermain kartu. Juga tercium dari ruang tamu, bau asap rokok yang kuat bukan main.

Nek mawar mengadu, jika paman itu ada ketika tragedi nenek jatuh. Namun, IA  SAMA  SEKALI  TAK  MAU  MEMBANTU. Justru tetap sibuk bermain bersama teman-temannya.
Sungguh entah anak bentuk apa dia.

tak kusadari, air mata ku menetes ketika mendengar nenek mawar bercerita. Memang kami disana tidak lama. Karena selain emosi melihat tampang anak pungut macam setan itu, juga kami kaihan melihat nek mawar bercerita sambil menangis.

Tak tega melihat sesosok nenek yang telah renta dengan suara parau dan perkataan yang tak jelas itu. Akhirnya, kami pun berinisiatif pulang. Kami berpamitan kepada nek mawar dan berpesan supaya dia tinggal saja dgn anak perempuannya.

Masa bodoh dengan setan yang tak lain anak angkatnya sendiri itu. Biarkan saja dia dengan rumah tua yang besar ini. Toh tujuan dia dirumah ini kan untuk mengambil rumah ini.

Namun, nek mawar menolak. Ia mengatakan ia segan dgn mertua anaknya. Aku pun berkata, buat apa segan dirumah orang. mending ia pura-pura tak tahu dari pada tersiksa dirumah sendiri.

Memang, ku akui, rumah nek mawar agak lain auranya ketika kami masuk. Entah karena ia jarang sembahyang lagi karena sakit atau apa aku pun tak mengerti.

Akhirnya, kami pun sekeluarga pulang. Meninggalkan nek mawar dirumah tua bersama keponakannya juga segerombolan setan-setan itu.

diperjalanan pulang, aku mencaci maki anak angkat tak berotak itu! Aku coret namanya di hati dan otakku. Tak sudi aku memanggilnya paman lagi. Menganggapnya jadi manusia pun aku tak sudi.

Bukan karena aku mengetahui kebenaran ia anak pungut nek mawar, atau krn kami beda ras . namun karena sikap ia yang tega menyiksa orang yang telah mengangkat dang mengasuhnya selama belasan tahun.

Dari emosi ini juga aku belajar, jika kita harus menyayangi orang tua kita. Wajib! Harus! Mesti!

Senin, 10 Januari 2011

Syair Meluruskan Pandangan & Menjernihkan Pikiran

Dubidubidamdamdubidubidam dubidubidamdadubidubidam~
Hai pembaca ? pa kabar? Baikkan ? ( littlegiraffe kambuh sok baiknya. Wkwkwkkw)
Ini, mau share sedikit pandangan yg menurut littlegiraffe T.O.P punya. Heheh
Baca ya, ambil positifnya! Jangan diejek! Sip? ^^

Syair Meluruskan Pandangan & Menjernihkan Pikiran
(diketik ulang oleh littlegiraffe karya YM Bhiksu Tadisa Paramita Sthavira)

Edisi 10

  • Menguasai diri dan mengembangkan potensi diri adalah anak kunci dari segala pintu kemajuan dan kebahagiaan.
  •  Rajinlah berbuat kebajikan , sebab kebajikan membersihkan kejahatan. Bila tidak ada kesibukan dalam berbuat kebajikan, maka umat manusia sering tergoda untuk berbuat aksi kejahatan.
  •  Bangsa yang merdeka dari penjajahan karena para pahlawan rela berkorban jiwa raganya.
  • Bangsa akan makmur dari kemiskinan apabila para pemimpin bangsa rela mengorbankan kepentingannya.
  •  Bahagia diatas kemalangan sendiri adalah luhur, tetapi bahagia di atas penderitaan makhluk lain adalah hina
  •  Barang yang diperoleh dengan tidak baik cenderung menimbulkan banyak masalah dan jarang membawa kebahagiaan.
  •  Kemewahan merangsang timbulnya kebutuhan-kebutuhan , sedangkan kesederhanaan dapat menghebat dalam segala hal sekaligus mencerminkan kesahajaan dan kebijaksanaan.
  •  Lambat dalam berjanji, cepat dalam melaksanakan. Lebih baik pandai berkarya daripada pandai berbicara
  •  Lebih baik memberi daripada menerima, karena memberi berarti menyumbang dan melepaskan , sedangkan menerima berarti mempertanggung jawabkan.
  •  Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati dapat membusukkan tulang.
  •  Orang yang baik ialah orang yang bisa malu jika perkataannya melebihi perbuatannua atau perkataannya tidak sesuai dengan perbuatannya.
  •  Orang yang malas berfikir adalah fanatik, orang yang tidak dapat berfikir adalah dungu, sedangkan orang yang tidak mau berfikir tentang sesuatu adalah budak.
  •  Bisa melihat kelemahan dan kesalahan diri sendiri adalah bijak, tetapi bila senang melihat kesalahan orang lain dan merendahkannya adalah bodoh.
  •  Menuruti hawa nafsu jelek adalah lemah, dapat menekan hawa nafsu adalah kuat. Memanjakan kepuasan diri adalah bodoh, mendisiplinkan diri adalah bijak. Membanggakan kepuasan diri adalah khayal, meniadakan diri adalah cerah.
  •  Menyombongkan diri adalah pekerjaan mudah, tetapi merendahkan hati itu perbuatan sulit. Merusak diri itu mudah, tetapi memperbaiki itu sulit. Untuk itu, janganlah meremehkan kesalahan diri sendiri walaupun sekecil apapun juga.
  •  Pikiran tanpa dilatih akan menjadi liar,

Minggu, 02 Januari 2011

ang pao ^^

Hohoho~

Apa kabar pembaca? ( B : Aciee, emg ada yg mau baca blog saya? Buku tamunya aja kosong gitu. A : biarin yg penting aku berbagi informasi yang aku ada xD )

Jadi ceritanya, tadi mery lagi beres-beres buku (krn bsg sklh :P)

Terus,, ketemu buku.. (sumpah., itu udh pasti)

Dan, blablablabla.

Panjang kalau di certitain, lgsg intinya aja.

Selamat membaca!

========================================

Hong Bao

Dari judulnya aja sudah semua udah senang. Secara gitu kan, HONG BAO itu identik banget sama UANG yang kita dapatkan di imlek!! (sebenarnya gak imlek aja lo, kalau ada yg married juga dpt :p)

Ayo ayo, ketahuan ya matrenya wkwkwkw. Kidding ^^

Tp ada yang tau gak asal usulnya hong bao atau biasa kita sebut ang pau itu?

Gak tau kan?

Ni, mery share kasi teman-teman asal mulanya. 0:)

Pada zaman dahulu kala, di daerah timur negri China (di atas bukit Dong Hai) ada hutan pohon persik. (tao shu). Umumnya pohon persik yang tua dan besar memiliki lubang. Di lubang pohon Persik itu banyak sekali hantunya, seperti siluman rubah, siluman tikus, dan siluman serigala. Umumnya, jika mereka keluar dari sarang maka mereka akan selalu merusak atau berbuat jahat. Terkecuali dewa penjaga hutan persik. Semua hantu ketakutan jika harus berhadapan dengan dewa penjaga tersebut. Karena itu, mereka selalu melihat situasi bila akan keluar sarang. Jika tidak ada dewa penjaga, mereka baru berani keluar . sebaliknya jika ada dewa penjaga, mereka memilih berdiam disarang daripada tertangkap dan menderita.

Hari yang paling merdeka buat para hantu dan siluman itu adalah bulan 12 tanggal 30 menurut kalender china. Umumnya malam tahun baru china dewa penjaga pulang kampung alias ke langit. Maka, para siluman itu dapat berbuat sesuka hati. Mereka merusak dan membuat warga hutan ketakutan. Oleh karena itu, umumnya penduduk desa tidak tidur pada malam tahun baru.

Penduduk desa lalu membuat api unggun dan duduk disekitarnya sambil mengobrol. Tindakan ini disebut shou sui. Namun, jika sudah tengah malam, umumnya anak-anak tidak dapat lagi menahan kantuk . tetapi, mereka terpaksa tidak tidur karena orang tua mereka akan tegas mengingatkan mereka untuk tidak tidur. Sebab, jika tertidur bisa-bisa para siluman dan hantu itu membawa mereka pergi. Para hantu dan siluman sangat takut terhadap apiunggun dan juga orang yang berjaga-jaga. Maka, mereka menunggu sampai semua tdk kuat menahan kantuk dan tertidur, baru mereka akan merusak dan membuat hal yang jahat.

Pada suatu malam imlek, Siluman Rubah berkata : “Inilah saatnya kita beraksi. Rencana saya tahun ini kita akan membuat manusia ketakutan dengan menculik anak-anak mereka.” untuk itu para siluman dan hantu menggengam kantong kertas berisi obat tidur. Mereka ingin membuat orang dewasa mudah tertidur sehingga usaha mereka mudah tercapai.

Seperti biasa, tiap malam tahun baru para penduduk membuat api unggun dan sebisa mungkin menahan anak-anak mereka untuk tidur. Melihat hal ini, para siluman dan hantu marah, para siluman dan hantu berusaha mendekati dan pada saat angin berhembus ke arah mereka, para siluman dan hantu menebarkan obat tidur. Dengan cepat angin membawa obat tidur tersebut terhirup oleh penduduk desa. Anak-anak paling cepat terpengaruh dan tertidur, tiba-tiba dtang angin dingin yang membuat mereka terjaga. Seseorang tiba-tiba berkata, “Bukankah nenek moyang kita pernah bilang, uang bisa mengusir siluman dan hantu , apalagi dimasukkan ke dalam amplop merah?!”

Dengan sigap dan dengan sisa-sisa kekuatan menahan kantuk, mereka membuat banyak sekali amplop kertas merah yang diisi uang. Lalu mereka memasukkan hong bao itu kedalam saku setiap anak yang tertidur itu. Setelah semua saku diisi hong bao, mereka pun tak kuasa lagi menahan rasa kantuk. Kebenaran ucapan nenek moyang mereka sudah tak dihiraukan lagi.

“Ayo, ini saatnya berpesta”, demikian siluman rubah berkata dgn semangat krn mengetahui semua org sudah tertidur. “Wah, org dewasa sungguh hebat, kita tdk dpt mengganggu mereka, ttpi kita dpt masuk ke kamar anak-anak” kata siluman rubah lagi. Saat mereka hendak menculik anak-anak itu, mereka melihat ada hong bao disetiap saku anak-anak.

Melihat amplop merah trsbut sebenarnya mereka agak takut, namun siluman rubah memberanikan diri dan mengambil semua hong bao itu. Ketika mengetahui ada uang dalam hong bao, siluman rubah berseru, “itu pasti uang untuk kita belanjakan. Mereka takut kita menculik anak-anak ini, maka mereka memberikan kita uang menikamati tahun baru”. Para siluman dan hantu setuju dengan ucapan siluman rubah, pemimpin mereka. Akhirnya mereka memutuskan hanya mengambil uang yang ada di hong bao dan pergi berpesta.

Keesokan harinya para orang dewasa terbangun. Mereka bergegas memeriksa kamar, anak-anak sudah bangun dan bermain dengan suka cita. Tak seorang anak pun yang hilang. Hanya saja uang-uang yang ada di dalam hong bao sudah lenyap.

Sejak saat itu dengan hong bao dan uang di dalamnya, mereka bisa menghalangi kesusahan dan kesukaran yang akan memimpin mereka. sejak saat itu, setiap malam tahun baru orang dewasa akan memberikan hong bao kepada setiap anak-anak , mereka semua dpat berbahagia dan bersuka scita menikmati tahun baru.

101 Kisah Bermakna dari Negri China, Lei Wei Ye>